Sepenggal Weekend di Cisadane

Awal perjalanan kami dimulai dengan keluar masuk kawasan perumahan di kawasan Tanggerang Selatan. Tapak ban kami yang semula menyentuh aspal hotmix kasar berganti menapak di tanah merah, hmm sudah mulai meninggalkan peradaban pikir saya.

Kontur trek yang ringan cocok untuk mengingatkan badan saya bagaimana caranya mengayuh sepeda setelah 2 bulan melupakan aktivitas bersepeda karena padatnya acara akhir pekan. Saya dan tujuh kawan saya hari itu dipimpin oleh road captain Koh Asan yang khatam daerah itu karena mengikuti Endomondo Challange, beberapa kali kami dibuat terkesima  oleh pemilihan jalurnya, dari lintasan di bawah sutet, danau yang terlihat indah dan asri namun ternyata itu empang, sampai pitstop warung yang dijaga teteh yang ya gitu deh.

Beberapa kali kayuhan kami disoraki oleh anak sekolah, mereka beraktivitas dengan lincah dan ceria, walaupun tanpa alas kaki mereka mengejar kami dengan berlari, sungguh berbeda dengan anak-anak di Jakarta yang hanya beberapa kilometer dari tempat ini. Salut untuk Oppa Chandra yang sudah berkepala 6 & Oppa Adi yang akan menyusul 5 tahun kemudian, walaupun sudah berumur tapi tetap perkasa diatas sadel. Semua rasa lelah kemudian hilang hanyut di Sungai Cisadane saat kita naik getek dan diisi kembali oleh Sop Haji Nunung di Ciseeng.

Semua foto diambil oleh Koh Asan

Foto selengkapnya bisa dilihat di FB nya road captain