Jogja – Gombong | Pawai Bersepeda

Setelah break 1 hari di Prambanan, ke-21 Srikandi kembali melanjutkan perjalanan etape ke-3 Jogja – Gombong. Para Srikandi melakukan start semu dari hotel ke ke Balai Kota Jogja untuk dilepas oleh salah satu staff ahli  walikota Jogjakarta, Pak Hadimochtar. Perjalanan dilanjutkan ke Sedayu, Wates, Purworejo. Awalnya perjalanan dimulai tanpa kawalan mobil Patwal, cukup mengkhawatirkan mengingat dari etape pertama  jalanan selalu steril, tapi ternyata rombongan mudah sekali beradaptasi.

Pace rombongan Srikandi sampai memasuki wilayah propinsi Jawa Tengah sangat baik, namun beberapa Srikandi ada yang tidak dapat mengimbangi sehingga terlihat agak oleng. Untung begitu melewati perbatasan Purworejo para Srikandi disambut oleh segenap anggota instansi pemerintahan dan komunitas sepeda lokal, bahkan ke-21 Srikandi dijamu makan siang oleh Bupati Purworejo dalam sebuah seremoni khusus.

Kontur jalanan mulai rolling dan cuaca makin terik, tapi dari kejauhan terlihat ada gerombolan anak kecil berseragam melonjak-lonjak kegirangan. Ternyata banyak sekali anak sekolah yang menyambut kita dengan berbagai macam atribut, baik itu bendera, galon air mineral, hingga kentongan dan ternyata bukan hanya anak sekolah namun juga pegawai negeri sampai komunitas lokal Purworejo. Selidik punya selidik teryata Pak Wuryanto, salah satu staff pemerintahan yang mengkoordinir semua ini karena bersimpati pada trip Srikandi ini.

Semakin sore, iring-iringan bertambah ramai, walaupun ke-21 Srikandi sudah tampak letih, namun kalimat “Ayo… sedikit lagi” yang keluar dari mulut pesepada yang mengiringi selalu menjadi tambahan energi bagi mereka. Setelah menempuh jarak 154,8 KM selama 6 jam 45 menit  akhirnya finish juga di Benteng Van der Wicjk. Patut digarisbawahi bahwa ini adalah catatan terbaik di etape manapun.