Sentul Uphil 2012

Mashup liputan dari Koh Asan & Res tentang pengalaman pribadinya mengikuti pertandingan Uphill Challange 2012. Mari kita beri tepuk tangan buat yang sudah berani turun dan susah payah balapan di tanjakan.

Trek Uphill Race 2012 kali ini berbeda dengan trek 2010 yg jalanannya relatif mulus. Trek 2012 yg kmrn aku lewati lumayan bikin engap (komplit, dari mulai nanjak aspal mulus, sedikit makadam daaannn ada offroadnya) yg bikin tenaga terkuras saat di bagian makadam dan offroadnya ditambah hujaannnnn.

Hujan yg turun selama 2 hari berturut2 membuat lintasan byk kubangan, jalan licin, tanahnya jadi ngebubur. Konsentrasi tinggi benar2 dibutuhkan, salah shifting bisa berakibat rante copot, atau bahkan jatoh! TTB tidak terhindarkan bagi smua peserta termasuk Atlit beneran.Cerita sedikit tentang event 1PDN Sentul Uphill Race 28-29 Januari 2012,buat gw pribadi mengikuti lomba hari minggu 29-nya seperti ini adalah bukan untuk memperebutkan piala, melainkan sebagai bentuk kecintaan gw sm yg namanya tanjakan.

Kenapa? Karena nanjak mengunakan sepeda berbarengan dengan 100 lebih perserta dikelas Master A/kategori usia 31-40 tahun dengan sajian trek offroad dan onroad yg sangat menantang dan menguras tenaga, terlebih pada jalur makadam yg becampur dengan tanah merah yg menjadi bubur juga rumput/tanah humus yg menjadi sangat licin akibat turunnya hujan.

Ada bisikan dari om Iyunk waktu di starting grid “tar pas makadam itu ttb aja hemat energi”, memang benar bisikan beliau (trima kasih om) ternyata hampir semua ttb disini, setelah terlihat lebih berkurang miringnya lanjut gowes lagi hingga akhirnya ketemu sama trek onroadnya, duh akhirnya bisa sedikit lebih lega karena di aspal lebih bisa menjaga ritme kayuhan.

Disini sempat menyusul beberapa peserta, gak tau posisi brp saat itu yg penting terus gowes.. Aheyyyy akhirnya garis akhir sdh nampak didepan mata, tambah semangat dan tambah ngotot gowesnya.. Arghhhhhhhhhhsshhhhhh…. Gw lebarkan senyum takala menyentuh garis finish.

Yessssss seperti memperoleh Orga#*me. Urutan berapa? Gw gak peduli, bisa finish dengan tersenyum sudahlah cukup buat gw. Akhirnya gw bisa yg namanya “menikmati” puncak tanjakan dengan tersenyum. Yah “tersenyum di garis finish” itulah target gw.

——————
Tapi yg aku perhatikan, semua peserta seneng2 aja, apalagi panitia yg bikin treknya ? tertawa puas ngliat semua peserta mandi lumpur.
*Thanks untuk Panitia, suspect – aki2 yg dah terkenal sama seantero Te2h di Bogor dan seringkali nyasar! 🙂
Thanks God,
belum denger ada korban yg celaka dari Race kmrn, semuanya fun menang atau kalah.. Mudah2an u/ race ke depannya, makin byk yg berminat dan makin rapih pencatatan waktunya.