Gobar 2012 Rombongan Selatan

Sepedaan rame-rame? Offroad? musim hujan? Sepedaan kok cari yang nyusahin
*Dwi Wicaksono 2012.

Setelah beberapa kali reschedule dan pindah venue, akhirnya 14 Januari dimufakati Rombongan Selatan gowes akbar ke Curug Panjang via Telaga Warna 5. Hujan yang turun dari malam sebelumnya ternyata masih betah turun hingga loading sepeda di hari keberangkatan.

Di Puncak, basecamp Mang Ade Rombongan Selatan disambut oleh kabut tebal. Disana sudah ramai pesepeda yang sedang bersiap-siap, ternyata animo pesepeda tidak surut walaupun cuaca buruk sedang berlangsung, hal ini diamini pula oleh Mang Asep supir angkot kami.

Sekitar jam 9 lewat, final check dan safety talk dilaksanakan di pintu masuk kawasan telaga warna, kali ini dilakukan agak lebih serius dan panjang dari biasanya karena kondisi track yang bertambah sulit dan ada beberapa orang yang baru pertama offroad di Puncak. Saat baru melibas single track TW-5 di barengi dengan hujan yang semakin deras sehingga track menjadi bubur dan di butuhkan skill untuk melibasnya dengan aman.

Turunan licin dengan jalur air khas track puncak  menambah membuat was was dan mau tidak mau kita membatasi kecepatan dan membuat antrian jadi panjang. Tak sedikit juga yang diatas sadel tampak meyakinkan tapi terpeleset juga dan terjembab, tapi berkat coaching-coaching lewat teriakan Om John, syukur tidak ada yang cidera serius. Kalau kata Jerry yg anak BMX sih no pain no game.

Sekitar jam 12an siang, kami telah memasuki track Aspal Cisarua, makan siang lalu melanjutkan pendakian ke Curug panjang lewat jalan belakang via Caringin. Mulanya medan berupa tanjakan aspal mulus, sedikit panjang tapi ternyata membuat Rombongan Selatan tercengang. Baru kemudian jalur aspal berubah jadi aspal rusak dan tambah rusak lagi hingga jadi makadam. Umumnya nanjak itu identik dengan nunduk, tidak berani menatap masa depan kata Dwi Wicaksono waktu gowes akbar terdahulu ke Gunung Pancar. Tapi karena hujan air yang mengalir di sela batuan makadam ternyata bikin mata pusing, jadi saat itu agak serba salah rasanya.

Akhirnya Rombongan Selatan telah mencapai titik akhir jalur pendakian gowes dan ditutup sirkus ala Rombongan Selatan sampai tercebur di kolam, lalu dilanjutkan turun menuju kawasan Curug panjang  untuk sekedar berendam dan bersih-bersih badan serta sepatu yg sudah coklat tak karuan. Sisa nya tinggal dilanjutkan dengan perjalanan pulang ke Masjid Gadog dan Rombongan Selatan jadi kloter akhir di parkiran Masjid Gadog, pesan moral dari trip ini adalah siap-siap pulang malem kalau trip bareng anak Rosela Full Team.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.